Senin, 21 Desember 2015

Conflict



Hai semuanya..... Hari ini saya akan berbagi pandanan tentang "Conflict".
Apa sih itu Conflict?.
Conflict berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan membuatnya tidak berdaya. 


Conflict tidak selalu berdampak negatif terkadang dapat berdampak positif. Mengapa? karena dapat menjadi suatu pembelajaran ataupun hikmah di balik perseteruan antara kedua belah pihak agar di masa yang akan datang mereka dapat mencegah kejadian tersebut terulang kembali.

Penyebab terjadinya suatu Conflict :

  • Perbedaan Individu, yang meliputi perbedaan perasaan dan pendirian
  • Perbedaan latar belakang budaya  
  • Perbedaan kepentingan antara individu maupun kelompok
  • Perubahan nilai yang secara mendadak yang mengakibatkan ketidakterimaan 


Gejala-gejala Conflict :

  • Mudah emosi
  • Tidak mau berkomunikasi 
  • Kerja tidak sesuai
  • Rapat yang tegang  
Bagaimana cara mengatasi untuk tidak terjadi Conflict :

  • Belajar untuk mendengarkan terlebih dahulu
  • Tetap tenang disaat situasi sedang terjadi masalah
  • Berusaha mengerti posisi orang lain
  • Perlihatkan empati
  • Jangan berdebat 
  • Jangan memaksakan persepsi kita sendiri
Kesimpulannya adalah Conflict tidak selalu berdampak buruk dan berusaha untuk bersabar dalam menghadapi suatu permasalahan agar tidak menimbulkan Conflict.
Sekian beberapa pandangan dari saya, semoga dapat memberi masukan pada anda.
Terima kasih.







Jumat, 27 November 2015

Maldives



Maldives atau yang lebih dikenal sebagai Maladewa adalah kumpulan dari beberapa pulau menjadi satu negara yang terletak di Samudra Hindia dan berada dekat dengan Sri Lanka dan India. Negara ini memiliki 26 atol (pulau koral yang mengeliligi sebuah laguna) yang terbagi menjadi 20 atol administratif dan 1 kota.
Di Maladewa ini terdapat banyak resort, lebih tepatnya 1 pulau 1 resort pantai yang mengagumkan dan kebanyakan pemilik dari resort ini adalah investor asing misalnya Centara Grand Island Resort and Spa Maldives.

Yang menjadi daya tarik di Maladewa ini adalah keindahan alam dan pantai dengan pasir putih yang bersih dan nuansa alam yang tenang dan elegan, begitu juga dengan keindahan bawah laut yang menyuguhkan beberapa ikan hias yang sangat cantik dan terumbu karang yang unik. 
Pada saat malam hari kita juga dapat melihat keindahan yang sangat menakjubkan di bibir pantai pada saat summer (July-August) yaitu Bioluminescent phytoplankton.

Fasilitas yang diberikan pada saat kita di Maladewa sangat lengkap dari swimming pool, resto and bar, kamar hotel dengan pemandangan yang indah, dan masih banyak yang lainnya. 


Untuk dari segi pengunjung yang paling banyak saat ini adalah dari negara China dan negara bagian Eropa.
Di Maladewa ini juga terdapat hotel dari yang berbintang 1-5 jadi bagi yang ingin melakukan perjalanan kesana tidak perlu khawatir. 

Untuk transportasi yang disediakan dari bandara ke resort ada 2 macam yaitu ada yang menggunakan sea plane dan juga speed boat. 



Kekurangan dari tempat ini adalah biaya yang cukup mahal jika ingin merasakan fasilitas yang lengkap, keterbatasan transportasi baik udara maupun laut dikarenakan harus menggunakan proses booking, jika sedang hujan maka transportasi laut tidak dapat beroperasi dikarenakan ombak yang cukup besar dan membahayakan.
Sedangkan dari segi keamanan di Maladewa ini cukup aman.

Menurut saya jika memang ingin pergi ke Maladewa anda dapat browsing terlebih dahulu atau menggunakan jasa tour and travel karena Maladewa adalah surga bagi pecinta keindahan bawah laut dan juga keindahan alam pantainya.

Kamis, 26 November 2015

Complaint


Hai semuanya..... Hari ini saya akan memberikan pandangan tentang Complaint.
Complaint adalah ekspresi yang timbul akibat adanya perbedaan antara persepi (apa yang dilihat,didengar,dan di rasakan) dan ekspektasi (apa yang diharapkan) pelanggancontoh : dalam melakukan perjalanan menggunakan tour and travel, tentu saja ada tour leader dan tour guide dan ada juga tamu, terkadang apa yang diinginkan tamu dalam perjalanan itu tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan dan terjadilah complaint ke tour leader, misal dalam brosurnya tertulis bahwa sesampainya di daerah tujuan X si tamu akan menginap di hotel bintang 5 dan tiba-tiba setelah sampai di daerah tujuan tersebut si tamu melihat hotel yang diberikan tidak sesuai dengan yang terlihat di brosur dan si tamu melakukan complaint terhadap tour leader.

Dalam berorganisasi tentu saja banyak terdapat complaint baik dari customer maupun partner kerja ataupun atasan. Complaint terbagi menjadi 2 jenis yaitu complaint dalam bentuk positif dan complaint dalam bentuk negatif.

Complaint bentuk positif adalah complaint yang bersifat untuk memberikan masukan yang membangun dan dapat di terima, saya akan mengambil contoh antara tour leader dan customer. terkadang pada saat pergi menggunakan jasa tour and travel para customer sering melakukan complaint dari penginapan, makanan, transportasi dan juga tempat wisata, misalnya saja penginapan/hotel terkadang AC ataupun air di hotel tidak berfungsi secara baik dan si customer berhak melakukan complaint ke tour leader dengan memberikan masukan ke tour leader tersebut dengan berkata "lain kali jangan pilih hotel ini lagi ya buat menginap karena fasilitasnya kurang baik, sebaiknya cari referensi hotel yang lain saja". Dalam complaint tersebut terdapat masukan agar tidak melakukan kesalahan yang sama pada tour selanjutnya. 


Sedangkan complaint dalam bentuk negatif sangat berbeda dengan complaint dalam bentuk positif karena dalam complaint ini lebih kepada emosi atau marah-marah yang tidak terkadang tidak ber-alasan (unreasonable). Contoh : seorang customer melakukan complaint dengan nada suara yang tinggi hanya karena tidak boleh merokok di dalam kamar hotel sedangkan peraturan di dalam hotel tersebut sudah ada larangan tidak boleh merokok.






Bagaimana cara menangani complaint dengan baik?

  •  tetap tenang
  • dengarkan keluhan/complaint dari customer dengan seksama
  • jangan memberikan nada suara yang tinggi saat menjawab keluhannya 
  • jangan melempar kesalahan tersebut pada orang lain/manajemen lain
  • jangan menyalahkan customer atau berdebat dengan customer
  • jangan memotong pembicaraan customer
  • berani mengatakan maaf pada customer
  • menerima keluhan/complaint dengan penuh perhatian
  • selesaikan masalah dengan cepat dan tepat
  • kembali ke customer jika kita sudah memenuhi complaintnya untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan yg diminta
  • ucapkan terima kasih atas complaint positif yang di berikan 
  • tunjukan sikap yang ingin membantu dalam menyelesaikan masalahnya dan menyelesaikan masalahnya dengan baik

Kesimpulannya adalah jika seseorang melakukan complaint yang positif ataupun negatif itu menunjukan bahwa orang tersebut memberikan perhatian kepada kita dan ingin membantu kita dan janganlah mengabaikan complaint karena dibalik complaint dapat memberikan keuntungan bagi diri kita sendiri. 
Demikian beberapa pandangan yang dapat saya bagikan dengan anda, semoga dapat menjadi masukan bagi kehidupan kita sehari-hari.

Terima kasih.

Kamis, 19 November 2015

Service Excellence

Hai semuanya...... Hari ini saya kembali untuk memberikan pandangan tentang Service Excellence atau Pelayanan Prima. Jika kita melihat kata "Pelayanan", pasti anda akan berpikir pasti ada customer/pelanggan yang harus kita layani.
Pelayanan adalah sesuatu tindakan dalam bentuk jasa yang di tawarkan dalam memenuhi harapan atau kebutuhan seseorang ataupun partner, sedangkan Pelanggan adalah suatu pihak yang mempunyai keinginan terhadap suatu jasa atau produk dari apa yang kita tawarkan baik pelanggan internal maupun eksternal, dengan contoh :
Internal = dalam suatu perusahaan terdiri dari beberapa karyawan yang memiliki partner kerja dan sesama partner kerja saling membutuhkan jika leader meminta sesuatu terhadap partnernya untuk mengerjakan sesuatu dan partnernya tersebut melakukan apa yang diinginkan leadernya maka secara tidak langsung sudah di katakan sebagai suatu pelayanan dengan posisi leader sebagai customernya.


Eksternal = contoh dari pelayanan eksternal seperti seorang tamu yang datang ke suatu restoran dan ada pelayan yang mencatat pesanan makanan tamu tersebut, bisa juga seorang agen asuransi yang menawarkan suatu produk asuransinya kepada klien dan bisa juga seperti contoh gambar yang saya berikan disamping.




Dari beberapa contoh diatas jika terjadi kepuasan pada pelanggan atas jasa/produk yang kita tawarkan maka itu yang di katakan Service Excellence/Pelayanan Prima.

Bagaimana cara meningkatkan kualitas Pelayanan Prima? 
  • Melayani dengan tulus
  • Selalu ingin belajar dan berusaha lebih baik lagi
  • Berani bertanggung jawab secara pribadi
  • Berpikiran positif dan melihat dari sisi pelanggan
  • Memberi perhatian (dalam arti positif) 
  • Menjadi pendengar yang baik
  • Kemampuan berkomunikasi yang baik
  • Jujur dan sopan 
  • Sabar dalam menghadapi suatu permasalahan
  • Ramah tamah
  • dll.
Inilah cara-cara supaya kita dapat memberikan pelayanan terbaik dalam pekerjaan kita maupun di sekitar kita, karena  disaat kita memposisikan diri kita sebagai pelanggan tentunya kita ingin di layani dengan baik dan memuaskan bukan?.
Jadi dimulai dari sekarang berusahalah memberikan yang terbaik dalam pelayanan kita maupun di kehidupan kita sehari-hari dan selalu berpikir positif karena apa yang kita lakukan terhadap orang lain akan menjadi penilaian akan diri kita sendiri dan berdampak pada diri kita sendiri baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. 
Sekian pandangan dari saya tentang Service Excellence/Pelayanan Prima semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih.

Kamis, 12 November 2015

Komunikasi

Hai semuanya..... Hari ini saya akan berbagi sudut pandang tentang "Komunikasi"Apa seh Komunikasi itu?. Komunikasi adalah suatu seni dalam menyebarluaskan/memberikan suatu informasi, gagasan, perilaku seseorang ke orang lain dengan menggunakan media dan terkadang disertai hambatan-hambatan dan lawan bicara ada respon/feedback. Media yang digunakan dapat berupa perkataan (dari mulut ke mulut), TV/media elektronik, surat kabar, media sosial, dan gesture. 
Hambatan-hambatan dalam berkomunikasi dapat berupa gaduh/berisik, media yang tidak sesuai, perbedaan bahasa dan makna, emosi dan kemampuan menyimak yang buruk.
Tujuan kita berkomunikasi adalah :

  • mempelajari atau mengajarkan sesuatu
  • mempengaruhi perilaku seseorang
  • mengungkapkan perasaan
  • menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain
  • berhubungan dengan orang lain
  • menyelesaikan sebuah masalah
  • mencapai sebuah tujuan
  • menurunkan ketegangan dan menyelesaikan konflik 
  • menstimulasi minat pada diri sendiri atau orang lain

Bentuk-bentuk komunikasi ada 2 yaitu :

1. Komunikasi verbal

Komunikasi verbal terbagi 2 yaitu komunikasi secara lisan dan tertulis. Komunikasi secara lisan adalah komunikasi dengan menyampaikan secara langsung dari perkataan ke orang lain dengan contoh seorang guru menjelaskan pelajaran ke murid-murid, sedangkan komunikasi secara tertulis adalah komunikasi yang menggunakan tulisan untuk menyampaikan maksud atau suatu pernyataan ke orang lain dengan contoh seorang atasan memberikan surat perintah ke sekretarisnya untuk mengerjakan sesuatu. Berikut saya tampilkan video komunikasi verbal secara lisan :



2. Komunikasi Nonverbal

Komunikasi nonverbal atau biasa yang disebut komunikasi dengan gerak tubuh/gesture. Dalam komunikasi ini diperlukan suatu esensi untuk mempertegas suatu pernyataan melalui gerak isyarat, ekspresi wajah, kontak mata, gaya bicara, dan sentuhan. Contoh : jika seseorang sedang kesal terhadap seseorang maka dia akan menunjukan sikap ketidaksukaannya melalui cara tatapan saat sedang berhadapan ataupun posisi badan yang terlihat mengacuhkan lawan bicaranya. Biasanya komunikasi nonverbal ini dilakukan secara spontan atau reaksi alami.
Berikut saya tampilkan video komunikasi nonverbal :


Jadi kesimpulannya "Komunikasi adalah sebuah proses yang sangat penting dalam berinteraksi dengan sesama manusia". Demikian sudut pandang dari saya, semoga dapat memberikan masukan bagi anda dan saya ucapkan terima kasih.

Jumat, 16 Oktober 2015

Etika dan Etiket

Hai semuanya.... Saya ingin berbagi pandangan tentang "Apa itu Etika dan Etiket? dan Apa hubungannya dengan kehidupan sehari-hari?".




1. Etika 
Jika kita sedang kesal terhadap seseorang terkadang kita bisa mengeluarkan kata-kata "ga punya etika ya". Etika itu adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang moral, tingkah laku, dan kebiasaan manusia yang dapat di nilai baik dan buruknya. 
Contoh : 

  • mengeluarkan perkataan yang jujur 
  • menghargai sesama
  • menghormati orang yang lebih tua
  • berlaku adil dan benar
  • dsb
Manfaat  jika kita dapat beretika dengan benar :

  • mendapat pandangan positif dari orang lain
  • dapat membedakan mana yang baik dan yang tidak baik
  • dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar dengan baik
  • dsb




2. Etiket

Mungkin kita lebih sering mendengar kata etika daripada etiket tetapi etiket juga sangat penting peranannya di dalam kehiduan sehari-hari. Etiket bisa di artikan juga sebagai Kesopansantunan dalam pergaulan.
Contoh :

  • tidak boleh sendawa di depan orang disaat sedang makan
  • bersalaman harus dengan tangan kanan
  • tegur sapa 
  • duduk dengan sopan
  • sopan santun dalam berpakaian 
  • berbicara yang sopan 
  • dsb
Manfaat jika mengerti dalam beretiket dengan benar :
  • menambah relasi 
  • menyenangkan hati orang lain
  • pandangan positif dari orang lain 
  • dsb
Jadi kesimpulannya adalah Etika dan Etiket adalah suatu peranan yang sangat penting di kehidupan sehari-hari dengan tidak merugikan orang-orang di sekitar kita.
Sekian sudut pandang dari saya tentang etika dan etiket, semoga dapat menambah wawasan anda. Terima kasih.

Kamis, 15 Oktober 2015

Professionalism


Hai semuanya...... Hari ini saya akan memberikan pandangan tentang "Bersikap Professional dalam Pekerjaan."
Dari kata Professional tentunya sudah tidak asing bagi telinga kita dan lebih sering kita artikan dalam Kesempurnaan Bersikap. Disini saya akan memberikan pandangan bahwa Professional tidak hanya bersikap sempurna melainkan harus bisa menghargai sesama, menghargai waktu, mampu membedakan situasi dan kondisi dalam bekerja, dan dapat menangani suatu masalah dengan baik dan jelas.




1. Menghargai sesama
Jika kita ada didalam suatu organisasi, kita harus bisa melihat orang-orang di sekeliling kita. Kita tidak boleh memandang rendah seseorang hanya karena jabatan/status kita lebih tinggi dari orang tersebut, Mengapa?. Karena kita tidak akan pernah tahu kapan kita akan terjatuh dan orang yang di sekeliling kita lah yang akan mengulurkan tangannya untuk membantu kita, dan menghargai sesama itu sangat penting karena jika kita bisa menghargai seseorang tentunya orang tersebut akan balik menghargai kita. Jangan pernah merasa diri kita jauh lebih baik dari orang karena setiap orang pasti punya kelemahan dan itu juga yang akan menghambat kita didalam suatu organisasi.



















2. Menghargai waktu
Kenapa saya menulis kita harus menghargai waktu? 
Pasti kita sudah sering mendengar kata "Kalau bangun siang-siang nanti rejeki di patuk ayam". Kata tersebut sangatlah bagus, karena jika kita bangun lebih awal maka otomatis aktifitas kita akan lebih maksimal karena waktu yang kita gunakan lebih banyak ketimbang dengan orang yang bangun nya siang. Demikian juga jangan pernah terlambat, kenapa? karena jika kamu terlambat maka secara tidak langsung kita sudah menyia-nyiakan waktu orang lain maupun waktu kita sendiri dan secara langsung tanggapan orang terhadap dirimu adalah Orang yang tidak bisa di andalkan. Kata terlambat yang saya gunakan bukan hanya menyangkut keterlambatan hadir dalam suatu acara tetapi kata terlambat disini juga menyangkut terlambat dalam menyelesaikan tugas dan suka menunda-nunda pekerjaan.





3. Mampu membedakan situasi dan kondisi dalam pekerjaan 
Jika kita sedang ada permasalahan dengan keluarga sebaiknya jangan dibawa-bawa kedalam pekerjaan, karena jika kita terlihat lesu, galak atau stress yang ada nantinya orang-orang akan berpikiran negatif tentang kita, menjadi menjadi bahan pembicaraan, dan bisa jadi merusak citra perusahaan kita. Sebaiknya kontrol lah emosi dan jangan merugikan orang yang tidak bersalah di sekeliling kita.



4. Menangani suatu masalah
Setiap orang pasti punya masalah masing-masing dalam menghadapi pekerjaannya dan cenderung jika orang tersebut sudah terkena masalah ia akan mengambil jalan pintas (curang) ataupun marah-marah dan kesal. Jika kita mau bersikap Professional yang harus kita lakukan adalah melihat dahulu dimana letak permasalahannya dan mencari solusi terbaik dan bijaksana dalam mengambil keputusan dengan tidak merugikan pihak manapun dan mampu bertanggungjawab atas masalah tersebut.


Jadi kesimpulannya adalah Mampu mengontrol emosi di lingkungan sekitar dan bertanggungjawab dengan apa yang diberikan dan menyelesaikannya dengan tidak berat hati dan kejujuran.
Sekian sudut pandang dari saya semoga bermanfaat dan dapat memberikan aspirasi pada kehidupan anda. Terima kasih.
    
   

Kamis, 01 Oktober 2015

Self Development and MyJob





Hai semuanya...... Saya kembali untuk berbagi sudut pandang tentang "Apa sih kaitannya antara dunia pekerjaan dengan self development ?". Pertama-tama saya akan menjelaskan tentang self development. Kalau dilihat dari arti self development itu adalah pengembangan diri, tetapi pengembangan diri seperti apakah yang akan berkaitan dengan dunia pekerjaan kita?. 


Disini saya akan membagikan beberapa point yang termasuk dalam self development yang berkaitan dengan pekerjaan, diantaranya :

1. Pengembangan wawasan akan lingkungan sekitar
Mengapa kita membutuhkan wawasan akan lingkungan sekitar karena kita bekerja di tempat yang berbeda dengan dengan lingkungan asal kita. Misalnya jika kita merantau pastilah lingkungan sekitar kita akan terlihat berbeda dari budaya dan tingkah laku di tempat asal kita, jadi kita harus bisa beradaptasi dan menganalisa apa yang terjadi di lingkungan sekitar kita.

2. Pengembangan kemampuan/skill/potensi yang kita miiliki
Didalam dunia pekerjaan yang paling menentukan posisi pekerjaan kita adalah skill/potensi yang kita miliki. Setiap orang mempunyai potensi/skill masing-masing tergantung dari cara kita menyampaikan atau memperlihatkan potensi yang kita miliki sehingga orang dapat melihat potensi itu dan dapat mempertimbangkannya. Janganlah cepat bangga akan skill/potensi yang kita miliki sekarang karena pasti ada orang yg memiliki potensi yang lebih baik dari kita. Kita dapat mengembangkan potensi itu dengan cara belajar ataupun melihat dari lingkungan sekitar kita.

3. Pengembangan dalam bersosialisasi
Dunia kerja itu sangatlah luas, banyak orang-orang yang dapat membantu kita suatu saat nanti dan kita tidak pernah tahu jika suatu saat nanti orang tersebut akan membantu kita.

4. Mengenal kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri masing-masing
Terkadang kita lebih mudah melihat kekurangan orang lain ketimbang kekurangan pada diri masing-masing. Kita juga lebih mudah melihat kelebihan pada diri sendiri ketimbang kekurangan kita. Disini saya akan berkata terkadang kelebihan pada diri sendiri juga bisa menjadi kekurangan di sudut pandang orang lain jadi menurut saya lebih baik kita menanyakan pendapat orang bagaimana tentang diri kita dan kita membandingkan apakah yang mereka ucapkan tentang kita sesuai jika ada yang tidak sesuai mungkin itu adalah salah satu kelebihan/kekurangan yang tidak pernah kita sadari. Janganlah pernah untuk malu bertanya pada orang lain karena itu akan menjadi suatu masukan yang positif untuk diri kita.

5. Mengetahui tantangan yang akan dihadapi dan solusinya
Setiap apa yang akan kita pilih pasti ada tantangan yan harus kita hadapi, seperti partner kerja, customer, task yang akan kita hadapi, bisa juga perjalanan yang akan kita hadapi untuk sampai ke tujuan kita. Kita harus bisa mencari solusi dalam menghadapi tantangan dengan sikap yang positif dan jujur.

Jadi kesimpulan hubungan antara self development dan pekerjaan itu sangatlah erat kaitannya karena itulah yang akan menentukan posisi pekerjaan kita dan penilaian seseorang terhadap diri kita.
Sekian sudut pandang dari saya semoga bermanfaat dan dapat memberikan aspirasi pada kehidupan anda. Terima kasih.


Kamis, 17 September 2015

KEPRIBADIAN dan PEKERJAAN




Hai kawan... Hari ini saya akan membagi padangan saya tentang kepribadian yang ada kaitannya dengan karir yang kita inginkan. Pertama-tama saya akan membahas apa sih kepribadian? Kepribadian adalah tingkah laku, kebiasaan, dan reaksi seseorang secara positif ataupun tidak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya bahkan dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Mungkin dari kita sudah banyak yang mengetahui jenis-jenis kepribadian, yaitu koleris, sanguinis, melankolis, plegmatis. 
  • Koleris adalah orang-orang yang berkemauan keras, memiliki visi yang praktis, produktif, tegas, dan berjiwa pemimpin namun orang yang berjiwa koleris juga punya kelemahan yaitu bersikap dingin, cepat puas diri, ceroboh, dominan, sulit mengampuni, pemarah, kejam dan sarastic.
  • Sanguinis adalah orang yang berkepribadian hangat, bersahabat, berbelaskasihan, responsif, antusias, ramah, banyak berbicara dan seperti halnya koleris, sanguinis pun punya kekurangan yaitu tidak disiplin, emosi yang labil, tidak produktif, egosentris, dan membesar-besarkan masalah. 
  • Melankolis adalah orang yang perfeksionis, berbakat, analitis, tekun, disiplin, rela berkorban dan melankolis juga ada kekurangannya seperti pemurung, pembalas, berpikir negatif, kurang bersosialisasi, perasa dan teoritas.
  • Plegmatis adalah orang yang tenang, kalem, objektif, diplomatis, efisien, teratur, cuek, tidak peduli, praktis, dan humoris, namun sama seperti yang lainnya, plegmatis juga memiliki kekurangan yaitu kikir, egois, tidak punya motivasi, tidak tegas, penakut, cepat kuatir, dan cari aman sendiri.


Dari jenis-jenis kepribadian yang saya sebutkan adalah kepribadian yang secara umum kita ketahui. Sekarang saya akan memberikan jenis terbaru dalam kepribadian yaitu: 
  1. Introvert : orang yang menyukai komunikasi secara tidak langsung, menerima suatu ide dengan hati-hati, dan tidak terlalu banyak bicara.
  2. Extrovert : orang yang bersemangat, suka bicara, pandai merangkai kata, senang berinteraksi dengan orang, dan lebih senang berkomunikasi dengan tatap muka langsung.
  3. Sensing : orang yang suka menyampaikan pendapat atau informasi berdasarkan fakta, menyukai rutinitas, bertindak hati-hati, dan penuh perhitungan.
  4. Intuition : orang yang suka memecahkan masalah, senang dengan tantangan, menyukai perubahan, inovatif, dan bersemangat.
  5. Thinking : orang yang kritis, mempertimbangkan pro dan kotra dengan baik, menyukai hal yang singkat, padat dan jelas.
  6. Feeling  orang suka mempertimbangkan suatu masalah dengan cara alternatif, dan menyukai sesuatu yang bersifat personal.
  7. Judging : orang yang suka membuat kesepakatan, mempunyai target dan batas waktu, mengharapkan orang lain sesuai dengan jadwal, dan fokus pada tujuan.
  8. Perceiving : orang yang tidak suka dengan jadwal yang ketat, suka dengan hal-hal tidak terduga dan dapat menyesuaikan diri, fokus pada kebebasan, dan tidak berpendirian tetap.

Dari 8 jenis kepribadian yang saya jelaskan di atas, saya pribadi adalah orang yang Introvert, Sensing, Thinking dan Judging. Jika anda mempunyai kepribadian yang sama dengan saya pastilah anda berpikir saya lebih cocok bekerja sebagai manager ataupun administrator dan sejenisnya. Tetapi disini saya mau membagikan sudut pandang saya terhadap pekerjaan yang akan saya jalani. 
Saya ingin bekerja sebagai Tour Leader dan tentulah anda berpikir bahwa itu sangat tidak cocok tetapi menurut saya tipe kepribadian seperti saya ini justru akan membuat saya tidak memberatkan karena orang Introvert terkadang juga butuh bersosialisasi dengan orang lain.
Sensing menurut saya cocok dengan pekerjaan sebagai Tour Leader karena pekerjaan ini membutuhkan informasi yang sesuai fakta dan menyampaikan suatu informasi dengan hati-hati. 
Kepribadian Thinking dan Tour Leader menurut saya juga cocok karena setiap Tour Leader harus memikirkan mana yang terbaik untuk customernya dan mana yang tidak baik untuk customernya dengan contoh seorang Tour Leader akan memberi informasi peraturan-peraturan yang harus di taati setiap pesertanya pada saat di tempat tujuan supaya tidak terjadi kesalahpahaman. 
Kemudian Judging dan Tour Leader menurut saya sangat cocok karena setiap Tour Leader harus menyusun setiap jadwal dan waktu dengan tepat agar setiap tujuan wisata dapat di kunjungi dan tidak ada yang kecewa.
Jadi menurut saya setiap orang yang punya kepribadian dapat menyalurkannya sesuai dengan pekerjaannya masing-masing tergantung bagaimana cara pandang kita terhadap pekerjaan kita dan bagaimana cara kita dapat menyikapi setiap permasalahan dengan kepribadian yang kita miliki.
Terima kasih sudah meluangkan waktu anda untuk membaca pendapat yang saya berikan dan semoga dapat memberikan solusi pada kehidupan anda sehari-hari. 

Kamis, 10 September 2015

Psikologi Pelayananan





Psikologi pelayanan adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku, sikap, pola pikir, budaya dalam kehidupan manusia. Di tahun 2015, MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sudah mulai memasuki negara Indonesia. MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah sebuah integrasi ekonomi dalam menghadapi perdagangan bebas antarnegara-negara ASEAN. Yang termasuk dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah Brunei, Philipine, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapore, Thailand, Vietnam.
Dalam menghadapi persaingan selama MEA ini, kita harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang terampil, cerdas dan kompetitif. Di indonesia yang paling berpengaruh terhadap MEA ini adalah di bidang Pariwisata, jadi sumber daya manusia yang harus di sediakan oleh pemerintah Indonesia haruslah yang dapat bersaing di pasar dalam negeri maupun luar negeri.
Dampak positif dari MEA ini adalah masyarakat di Indonesia dapat mencari lapangan pekerjaan di negara ASEAN dengan contoh kita dapat menjadi salah satu tour leader di salah satu negara ASEAN yang membawa tamu dari luar Indonesia dan memperkenalkan keindahan alam di Indonesia melalui pariwisata. Jenis pariwisata ada yang historical and culture, religi dan vacation.
Dampak negatif dari MEA adalah masyarakat di Indonesia harus mampu bersaing dengan negara ASEAN yang lainnya dalam hal pekerjaan dengan contoh jika ada orang Singapore datang membuka lapangan pekerjaan dalam bidang pariwisata yang menawarkan keindahan Singapore, tentu saja para customer akan lebih tertarik pada orang dari Singapore untuk membawanya ke Singapore ketimbang orang dari Indonesia sendiri.
Maka dari itu masyarakat di Indonesia harus mampu bersaing dengan cara menguasai salah satu bahasa Internasional yaitu bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya yang dapat kita gunakan untuk bersaing dalam menghadapi MEA ini dengan cara yang sportif dan efektif.
Adapun dengan cara kita mempelajari history dan budaya yang ada di Indonesia dengan cara memperkenalannya pada negara asing kemudian dengan cara menjadi masyarakat yang ramah dan dapat memberikan service yang terbaik dalam menawarkan suatu product kepada customer sehingga dapat menimbulkan kesan yang baik yang dapat di ingat selalu.
Sebagai salah satu masyarakat ASEAN haruslah kita mengembangkan kreasi kreasi dan meningkatkan kualitas, intergitas dan intellectual anak muda yang berprestasi unggulan.