Kamis, 17 September 2015

KEPRIBADIAN dan PEKERJAAN




Hai kawan... Hari ini saya akan membagi padangan saya tentang kepribadian yang ada kaitannya dengan karir yang kita inginkan. Pertama-tama saya akan membahas apa sih kepribadian? Kepribadian adalah tingkah laku, kebiasaan, dan reaksi seseorang secara positif ataupun tidak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya bahkan dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Mungkin dari kita sudah banyak yang mengetahui jenis-jenis kepribadian, yaitu koleris, sanguinis, melankolis, plegmatis. 
  • Koleris adalah orang-orang yang berkemauan keras, memiliki visi yang praktis, produktif, tegas, dan berjiwa pemimpin namun orang yang berjiwa koleris juga punya kelemahan yaitu bersikap dingin, cepat puas diri, ceroboh, dominan, sulit mengampuni, pemarah, kejam dan sarastic.
  • Sanguinis adalah orang yang berkepribadian hangat, bersahabat, berbelaskasihan, responsif, antusias, ramah, banyak berbicara dan seperti halnya koleris, sanguinis pun punya kekurangan yaitu tidak disiplin, emosi yang labil, tidak produktif, egosentris, dan membesar-besarkan masalah. 
  • Melankolis adalah orang yang perfeksionis, berbakat, analitis, tekun, disiplin, rela berkorban dan melankolis juga ada kekurangannya seperti pemurung, pembalas, berpikir negatif, kurang bersosialisasi, perasa dan teoritas.
  • Plegmatis adalah orang yang tenang, kalem, objektif, diplomatis, efisien, teratur, cuek, tidak peduli, praktis, dan humoris, namun sama seperti yang lainnya, plegmatis juga memiliki kekurangan yaitu kikir, egois, tidak punya motivasi, tidak tegas, penakut, cepat kuatir, dan cari aman sendiri.


Dari jenis-jenis kepribadian yang saya sebutkan adalah kepribadian yang secara umum kita ketahui. Sekarang saya akan memberikan jenis terbaru dalam kepribadian yaitu: 
  1. Introvert : orang yang menyukai komunikasi secara tidak langsung, menerima suatu ide dengan hati-hati, dan tidak terlalu banyak bicara.
  2. Extrovert : orang yang bersemangat, suka bicara, pandai merangkai kata, senang berinteraksi dengan orang, dan lebih senang berkomunikasi dengan tatap muka langsung.
  3. Sensing : orang yang suka menyampaikan pendapat atau informasi berdasarkan fakta, menyukai rutinitas, bertindak hati-hati, dan penuh perhitungan.
  4. Intuition : orang yang suka memecahkan masalah, senang dengan tantangan, menyukai perubahan, inovatif, dan bersemangat.
  5. Thinking : orang yang kritis, mempertimbangkan pro dan kotra dengan baik, menyukai hal yang singkat, padat dan jelas.
  6. Feeling  orang suka mempertimbangkan suatu masalah dengan cara alternatif, dan menyukai sesuatu yang bersifat personal.
  7. Judging : orang yang suka membuat kesepakatan, mempunyai target dan batas waktu, mengharapkan orang lain sesuai dengan jadwal, dan fokus pada tujuan.
  8. Perceiving : orang yang tidak suka dengan jadwal yang ketat, suka dengan hal-hal tidak terduga dan dapat menyesuaikan diri, fokus pada kebebasan, dan tidak berpendirian tetap.

Dari 8 jenis kepribadian yang saya jelaskan di atas, saya pribadi adalah orang yang Introvert, Sensing, Thinking dan Judging. Jika anda mempunyai kepribadian yang sama dengan saya pastilah anda berpikir saya lebih cocok bekerja sebagai manager ataupun administrator dan sejenisnya. Tetapi disini saya mau membagikan sudut pandang saya terhadap pekerjaan yang akan saya jalani. 
Saya ingin bekerja sebagai Tour Leader dan tentulah anda berpikir bahwa itu sangat tidak cocok tetapi menurut saya tipe kepribadian seperti saya ini justru akan membuat saya tidak memberatkan karena orang Introvert terkadang juga butuh bersosialisasi dengan orang lain.
Sensing menurut saya cocok dengan pekerjaan sebagai Tour Leader karena pekerjaan ini membutuhkan informasi yang sesuai fakta dan menyampaikan suatu informasi dengan hati-hati. 
Kepribadian Thinking dan Tour Leader menurut saya juga cocok karena setiap Tour Leader harus memikirkan mana yang terbaik untuk customernya dan mana yang tidak baik untuk customernya dengan contoh seorang Tour Leader akan memberi informasi peraturan-peraturan yang harus di taati setiap pesertanya pada saat di tempat tujuan supaya tidak terjadi kesalahpahaman. 
Kemudian Judging dan Tour Leader menurut saya sangat cocok karena setiap Tour Leader harus menyusun setiap jadwal dan waktu dengan tepat agar setiap tujuan wisata dapat di kunjungi dan tidak ada yang kecewa.
Jadi menurut saya setiap orang yang punya kepribadian dapat menyalurkannya sesuai dengan pekerjaannya masing-masing tergantung bagaimana cara pandang kita terhadap pekerjaan kita dan bagaimana cara kita dapat menyikapi setiap permasalahan dengan kepribadian yang kita miliki.
Terima kasih sudah meluangkan waktu anda untuk membaca pendapat yang saya berikan dan semoga dapat memberikan solusi pada kehidupan anda sehari-hari. 

Kamis, 10 September 2015

Psikologi Pelayananan





Psikologi pelayanan adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku, sikap, pola pikir, budaya dalam kehidupan manusia. Di tahun 2015, MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sudah mulai memasuki negara Indonesia. MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah sebuah integrasi ekonomi dalam menghadapi perdagangan bebas antarnegara-negara ASEAN. Yang termasuk dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah Brunei, Philipine, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapore, Thailand, Vietnam.
Dalam menghadapi persaingan selama MEA ini, kita harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang terampil, cerdas dan kompetitif. Di indonesia yang paling berpengaruh terhadap MEA ini adalah di bidang Pariwisata, jadi sumber daya manusia yang harus di sediakan oleh pemerintah Indonesia haruslah yang dapat bersaing di pasar dalam negeri maupun luar negeri.
Dampak positif dari MEA ini adalah masyarakat di Indonesia dapat mencari lapangan pekerjaan di negara ASEAN dengan contoh kita dapat menjadi salah satu tour leader di salah satu negara ASEAN yang membawa tamu dari luar Indonesia dan memperkenalkan keindahan alam di Indonesia melalui pariwisata. Jenis pariwisata ada yang historical and culture, religi dan vacation.
Dampak negatif dari MEA adalah masyarakat di Indonesia harus mampu bersaing dengan negara ASEAN yang lainnya dalam hal pekerjaan dengan contoh jika ada orang Singapore datang membuka lapangan pekerjaan dalam bidang pariwisata yang menawarkan keindahan Singapore, tentu saja para customer akan lebih tertarik pada orang dari Singapore untuk membawanya ke Singapore ketimbang orang dari Indonesia sendiri.
Maka dari itu masyarakat di Indonesia harus mampu bersaing dengan cara menguasai salah satu bahasa Internasional yaitu bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya yang dapat kita gunakan untuk bersaing dalam menghadapi MEA ini dengan cara yang sportif dan efektif.
Adapun dengan cara kita mempelajari history dan budaya yang ada di Indonesia dengan cara memperkenalannya pada negara asing kemudian dengan cara menjadi masyarakat yang ramah dan dapat memberikan service yang terbaik dalam menawarkan suatu product kepada customer sehingga dapat menimbulkan kesan yang baik yang dapat di ingat selalu.
Sebagai salah satu masyarakat ASEAN haruslah kita mengembangkan kreasi kreasi dan meningkatkan kualitas, intergitas dan intellectual anak muda yang berprestasi unggulan.